JEMBER, ArekMEMO.com- Seorang pekerja kuli angkut semen terluka setelah tertimpa rangka atap galvalum (baja ringan) yang nyaris terpasang penuh genteng tersebut, Selasa (3/12/2019) sekira pukul 08.30 WIB.

Hafid, bisa ditolong setelah tertimpa rangka atap galvalum

Rangka atap yang ambruk itu adalah proyek pengerjaan rehab Pendopo Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, senilai Rp 2 miliar.

Informasi yang digali, saat itu pekerja Hafid, (25) warga Sukorambi, yang sedang mengangkut semen dari truk ke lokasi proyek mendengar suara “krak” beberapa kali dari atap.

Dia lantas bergegas dan berlarian keluar lokasi usai menurunkan semen. Beruntung langkahnya agak cepat, kalau tidak tubuhnya akan tertimpa baja ringan yang sudah banyak terpasangi genteng itu.

“Beruntung nyawanya selamat. Tetapi kakinya masih tetap tetimpa. Kini korban sudah diamankan ke Puskesmas Jenggawah untuk dirawat,” ujar Kapolsek Jenggawah Iptu Suyitno, di lokasi.

Polisi kata Suyitno akan tetap mencari tahu dan menyelediki penyebab ambruknya atap galvalum itu. Soal ada unsur pidana atau tidak maka tergantung penyelidikannya.

“Polsek dan Tim Unit Tipikor Polres akan menyelidiki kemungkinan penyebab ambruknya atap galvalum yang terpasang di pendopo Kecamatan Jenggawah tersebut,” ujar Suyitno.

Untuk kepentingan penyidikan, di lokasi proyek diberi garis batas polisi atau Police Line. Sehingga kawasan itu tertutup bagi umum sebelum dibuka Polisi.(kim/bond)