LAMONGAN, arekMEMO.Com – Menjelang perayaan Lebaran Ketupat yang jatuh pada 7 April mendatang, masyarakat Lamongan mulai berbondong-bondong berburu janur. Aktivitas ini terlihat di pasar tradisional Sidoharjo dan Pasar Rakyat Sidomulyo, Kota Lamongan, pada Kamis pagi 03 April 2025.

Salah satu pembeli, Ngatiah (60), mengungkapkan bahwa ia sengaja mencari janur untuk dijadikan ketupat. “Saya ingin merayakan Lebaran Ketupat bersama anak cucu di rumah,” ujarnya. Tradisi Kupatan ini memang menjadi momen spesial bagi banyak keluarga di Lamongan.

Di sisi lain, salah satu penjual janur, Tri (37), menyatakan bahwa ia telah mulai berjualan janur sejak hari Rabu lalu. Meskipun jumlah pembeli belum begitu ramai, Tri memprediksi permintaan akan meningkat pada H-2 dan H-1 menjelang perayaan. “Harga janur yang saya jual mulai dari 25 ribu rupiah, 35 ribu rupiah, hingga 50 ribu rupiah per ikat,” jelasnya.

Selain itu, Tri juga menjual selongsong ketupat jadi dengan harga 15 ribu rupiah per paket yang berisi 10 selongsong. Namun, ia mengungkapkan bahwa tahun ini ada kenaikan harga sebesar 10 ribu rupiah. “Kenaikan ini disebabkan oleh berkurangnya pasokan janur dari tingkat petani,” ungkapnya.

Para penjual janur berharap agar berkah Lebaran Ketupat tahun ini membawa keberuntungan bagi usaha mereka, sehingga dagangan mereka bisa laris manis seperti tahun-tahun sebelumnya. “Semoga tahun ini lebih baik,” harap Tri.

Dengan semangat menyambut Lebaran Ketupat, masyarakat Lamongan terus berupaya untuk menjaga tradisi ini agar tetap hidup dan menjadi bagian dari budaya lokal yang kaya.(Iyan)