LaNyalla Minta Pemerintah Libatkan Pengusaha Saat Bahas Regulasi

Date:

SURABAYA, arekMEMO.Com – Kementerian maupun lembaga dalam membuat regulasi terkadang tidak melibatkan pengusaha dalam perumusannya. Hal inilah yang dikeluhkan oleh para pengusaha yang tergabung di KADIN Jawa Timur kepada AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Anggota DPD RI dapil Jawa Timur saat reses, Kamis (7/11/2024).

Olah karena itu, LaNyalla meminta kementerian atau lembaga mengajak pengusaha dan stakeholder lain duduk bersama dalam membahas sebuah regulasi.

Menurutnya, sebuah regulasi membutuhkan kajian dan riset. Sehingga perlu mendengar masukan dan mengetahui semua hal dari berbagai pihak yang terkait.

Ketua DPD RI kelima itu mencontohkan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) sebagai aturan pelaksana dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28/2024 tentang Kesehatan. Aturan tersebut dikhawatirkan mempengaruhi keberlangsungan industri hasil tembakau (IHT) dalam negeri, terutama di Jawa Timur.

Di dalamnya terdapat beberapa poin seperti penyeragaman kemasan rokok tanpa identitas merek hingga zonasi larangan penjualan rokok di samping lembaga pendidikan atau sekolah. “Jawa Timur sebagai penghasil tembakau terbesar nasional. Yakni dengan kontribusi sebesar 51,16 persen dari total produksi secara nasional sebesar 265.701 ton tentu saja terdampak aturan tersebut,” ujar dia dalam rilisnya.

Harapan LaNyalla, Kementerian Kesehatan berkomunikasi dengan pelaku usaha supaya keberlangsungan industri tembakau tidak terpengaruh secara signifikan. Apalagi hal itu berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang ditargetkan pemerintahan Prabowo Subianto.

“Tentu target pertumbuhan ekonomi akan sulit tercapai jika pelaku usaha justru mendapat batasan dari regulasi. Makanya perlu dicari jalan tengah, supaya masyarakat sehat, namun industri hasil tembakau juga tumbuh,” tegasnya.(*/kar)

Terkini

Berita Terkait
Related

Munas PB.MI, LaNyalla Terpilih Aklamasi. Waketum KONI Berharap Siap Songsong Olimpiade Australia 2032

JAKARTA, arekMEMO.Com - AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali terpilih...

Kasusnya Terkesan Mengendap Warga Sugihwaras Tanyakan Penanganan Dugaan Pungli PTSL Setahun Lalu

LAMONGAN, arekMEMO.Com - Laporan Dugaan Pungutan Liar ( Pungli...

Peserta Membludak Ikuti Seminar Bedah Aturan Baru PT dan OSS Yang Digelar INI

LAMONGAN, arekMEMO.Com – Perlunya pemahaman aturan terbaru mengenai Perseroan...

Iklan Film “Aku Harus Mati” Ditertibkan, Bisa Merusak Psikologi Anak-Anak

arekMEMO.Com — Kalangan psikolog menilai materi promosi film dengan...