Berlanjut Lagi, Praktik Pungli Di SMPN 1 Sukorame Tarik Siswa Ratusan Ribu Rupiah

LAMONGAN, arekMEMO.Com – Lagi, dugaan praktik pungli terjadi di SMPN 1 Sukorame, Kabupaten Lamongan. Praktik pungli diiduga dilakukan oleh pihak sekolah, modusnya dengan cara memanggil satu persatu wali murid untuk dimintai sumbangan. Kabarnya sumbangan yang dipungut mencapai ratusan ribu rupiah setiap siswa.

Dugaan pungli ini untuk kebutuhan Progam Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dimulaii April 2026. Salah satunya untuk pengadaan Laptop untuk kepentingan Program TKA tersebut.

Untuk menunjang kegiatan TKA, SMP Negeri 1 Sukorame menarik biaya kepada siswa. Tak tanggung-tanggung, nilai yang dibebankan kepada siswa cukup fantastis yakni mulai dari lima ratus ribu rupiah hingga tujuh ratus ribu rupiah per siswa. Jelas saja kegiatan pungli yang dilakukan oleh pihak sekolah tersebut sangat mencekik wali murid.

Sejumlah orang tua siswa kelas sembilan menyebut, jika mereka dipanggil dan langsung dimintai iuran atau pungli, dengan dalih pengadaan laptop. Kejadiannya berlangsung sekitar beberapa Minggu lalu.

“kita diisuruh membayar sebesar Rp.500 Ribu, katanya untuk membeli laptop untuk kelancaran Tes Kemampuan Akademik (TKA),” ungkap sejumlah wali murid yang enggan dibuka identitasnya, kamis 02 April 2026. Ternyata praktik pungli ini berkelanjutan, jika sebelumnya terjadi di 2025, saat ini 2026, pungli ini dilakukan lagi. Dengan modus yang sama dan memberatkan wali murid.

Untuk itu wali murid berharap, jika ini benar praktik pungli, maka secepatnya untuk dihentikan. Apalagi saat ini perekonomian masyarakat tidak sedang baik-baik saja. Sehingga sangat memberatkan. (Ibra)

Pos terkait